Liabilitas jangka panjang adalah kewajiban kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, dimana penyelesaianya mengakibatkan arus keluar dari suatu sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi di masa yang akan datang. Jenis liabilitas jangka panjang yang umum dimiliki oleh perusahaan adalah obligasi dan wesel jangka panjang. Masing-masing jenis liabilitas jangka panjang tersebut mempunyai pencatatan akuntansi yang berbeda-beda. Setelah membahas tentang Liabilitas Jangka Panjang pada kesempatan sebelumnya, kesempatan kali ini, akuntansi mandiri akan membahas tentang Pencatatan Akuntansi Obligasi dan Wesel Jangka Panjang mulai dari teori dan kasus pelaksanaannya.
![]() |
| Pencatatan Akuntansi Obligasi dan Wesel Jangka Panjang |
Obligasi merupakan surat berharga yang berisi janji untuk melakukan pembayaran pada jumlah tertentu yang dilakukan pada suatu waktu tertentu yang telah ditetapkan di masa yang akan datang, ditambah dengan bunga yang dibayar secara periodik (tahunan atau semesteran) pada tingkat bunga yang telah ditentukan dikali dengan nilai PAR (nominal) obligasi tersebut. Obligasi yang diterbitkan oleh entitas untuk memperoleh pandanaan dalam jumlah besar. Komponen yang ada pada obligasi yang mempengaruhi perlakuan akuntansi atas obligasi adalah sebagai berikut:
Obligasi yang diterbitkan pada tingkat harga penerbitan tertentu sangat bergantung dari perbandingan bunga par dan bunga efektif pada tanggal penerbitan. Kondisi yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:
PT. AXE menerbitkan 100.000 lembar obligasi untuk membiayai ekspansi bisnis pada tanggal 1 Januari 2015 dengan nilai nominal Rp 100.00.000, tingkat bunga par sebesar 8% dibayarkan secara tahunan, jangka waktu 5 tahun. Pada tanggal emisi, tingkat bunga pasar/efektif adalah 8%. Berapa nilai obligasi pada saat penerbitan dan buatlah ayat jurnal terkait dengan obligasi tersebut pada tahun 2015 dan 2016 ?
01 Januari 2015 - Untuk mencatat pada saat penerbitan obligasi
31 Desember 2015 - Untuk mencatat pengakuan beban bunga
01 Januari 2016 - Untuk mencatat pembayaran bunga
Contoh yang sama dengan kasus pertama, namun pada tanggal emisi obligasi, tingkat bunga pasar/efektif adalah 10%. Berapakah nilai obligasi pada saat penerbitan dan buat jurnal atas obligasi tersebut !
| Tabel Amortisasi Obligasi Discount |
Jurnal yang harus dibuat adalah sebagai berikut:
01 Januari 2015 - Pada saat penerbitan obligasi
31 Desember 2015 - Pada saat mengakui beban bunga
01 Januari 2016 - Pada saat membayar cicilan pertama
Kasus yang serupa dengan contoh kasus 1 dan 2, akan tetapi pada saat tanggal emisi obligasi tingkat bunga pasar/efektif adalah 5%. Hitung nilai obligasi pada saat penerbitan dan buat ayat jurnal terkait obligasi tersebut untuk tahun 2015 dan juga 2016 !
| Tabel Amortisasi obligasi Premium |
Jurnal yang harus dibuat adalah:
01 Januari 2015 - Pada saat penerbitan obligasi
31 Desember 2015 - Pada saat mengakui beban bunga
01 Januari 2016 - Pada saat membayar cicilan pertama
Pada saat masa jatuh tempo telah ditentukan sebelumnya dalam contoh kasus 3, maka perusahaan membayar utangnya pada tanggal 01 Januari 2020 dan mencatat dengan jurnal berikut ini:
01 Januari 2020 - Pada saat membayar cicilan terakhir
Wesel bayar jangka panjang mempunyai dua jenis diantaranya:
Contoh kasus dari Wesel jangka panjang tanpa bunga adalah sebagai berikut:
PT. KAW meminjam sejumlah dana dari PT. CRO sebesar Rp 10.000.000 dengan menerbitkan wesel bayar senilai diatas dengan periode pinjaman 3 tahun. Wesel tersebut tidak menyebutkan tingkat bunga eksplisit. Informasi umum yang diketahui adalah tingkat suku bunga implicit dari wesel ini adalah 10%. Maka tabel amortisasinya adalah ?
Nilai wesel jangka panjang (Zero interest) pada 01/01/2015
Nilai kini principal : 1/((1+10%)^3) x Rp 10.000.000 = Rp 78.352.617
| Tabel Amortisasi Wesel Zero Interest |
01 Januari 2015 - Pada saat penerbitan wesel
01 Januari 2016 - Pada saat mengakui beban bunga
01 Januari 2017 - Pada saat mengakui beban bunga
01 Januari 2018 - Pada saat mengakui beban bunga
01 Januari 2018 - Pada saat pelunasan
Demikian yang dapat kami sampaikan terkait dengan Pencatatan Akuntansi Obligasi dan Wesel Jangka Panjang. Semoga dapat dipahami dan dimengerti. Selamat belajar!