![]() |
| Laporan Keuangan Utama |
Menggambarkan sumber daya yang dikuasai pada suatu waktu tertentu. Komposisi dan jumlah sumber daya yang dimiliki dankewajiban yang ada pada suatu waktu mencerminkan kemampuan entitas dalam menggunakannya dalam kegiatan usaha. Parameter untuk mengevaluasi kemampuan tersebut umumnya dengan menghitung nilai likuiditas dan solvabilitas.
Likuiditas merupakan ketersediaan kas dan setara kas jangka pendek di masa depan, setelah memperhitungkan komitmen yang ada. Sedangkan solvabilitas merupakan ketersediaan kas dan setara kas jangka panjang untuk memenuhi komitmen pada saat akan jatuh tempo.
Informasi kinerja entitas, terutama profitabilitas, menunjukan seberapa efektif dan efisien entitas dalam mendayagunakan sumber daya entitas. Informasi tersebut diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin dikendalikan dikemudian hari serta kemampuan entitas untuk menghasilkan arus kas dan sumber daya. Informasi tentang kinerja dilaporkan dalam laba rugi dan laporan arus kas.
Informasi perubahan posisi keuangan entitas diperlukan untuk menilai aktivitas investasi, pendanaan dan operasi entitas selama periode pelaporan. Informasi tersebut diperlukan untuk memahami bagaimana manajemen selama ini memanfaatkan kas dan setara kas, serta menilai kemampuan manajemen entitas menghasilkan sumber daya tersebut.
Dalam menyusun laporan perubahan posisi keuangan, dana didefinisikansebagaisumber daya keuangan yaitu modal kerja (working capital), aset likuid, atau kas. Informasi tentang perubahan posisi keuangan disajikan dalam laporan tersendiri. Dalam PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan menyebutkan sebagai salah satu unsur/komponen laporan keuangan lengkap adalah laporan arus kasMerupakan komponenlaporan keuangan yang menampung catatan, skedul tambahan,dan informasi lainya yang dianggap relevan. Unsur-unsur yang disajikan dalam neraca (Laporan Posisi Keuangan), laporan laba rugi (Laporan Penghasilan Komprehensif Lain), dan laporan perubahan posisi keuangan (Laporan Arus Kas) seringkali perlu didukung dengan rincian dana atau penjelasan, agar lebih informatif dan bermanfaat sebagai pengambilan keputusan.
Perlu diungkapkan terkait dengan kebijakan akuntansi, risiko, dan ketidakpastian yang mempengaruhi entitas dan setiap sumber daya dan kewajiban yang tidak tersaji dalam neraca (off-balance sheet). Setiap komponen laporan keuangan masing-masing berfungsi untuk menyajikan informasi tertentu, dan dalam menggunakan informasi untuk melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan seharusnya mengaitkan informasi yang disajikan pada semua komponen laporan keuangan sebagai satu kesatuan. Contoh melakukan evaluasi kinerja manajemen, laba rugi dilaporkan pada laporan laba rugi harus dikaitkan dengan jumlah aset atau sumber daya yang digunakan dan juga modal yang diinvestasikan.