Informasi tentang kas dan setara kas dan arus penerimaan dan penggunaan dana kas dan setara kas adalah informasi yang sangat penting dan berguna untuk dilaporkan kepada pengguna laporan keuangan. Penyusunan laporan arus kas dapat dilakukan berdasarkan metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung disusun berdasarkan jumlah penerimaan kas dan bank, serta data pendukung lainya. Untuk metode tidak langsung menyusun laporan arus kas dengan membandingkan neraca awal dan neraca akhir, laporan laba rugi, serta data pendukung lainya. Laporan arus kas diatur dalam PSAK 2: Laporan Arus Kas. Melalui laporan arus kas, pengguna laporan keuangan ingin mengetahui bagaimana entitas menghasilkan dan menggunakan kas dan setara kas.
Beberapa istilah yang digunakan dalam laporan arus kas dalam akuntansi sesuai PSAK 2 diantaranya:
Tujuan utama laporan arus kas adalah untuk menyajikan informasi tentang perubahan arus kas dan setara kas entitas selama satu periode yang dikalsifikasikan berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Informasi ini berguna bagi pengguna laporan keuangan dengan tujuan untuk:
Laporan arus kas merupakan komponen penting dari laporan keuangan. Pada artikel ini hanya mengupas sedikit tentang laporan arus kas. Untuk klasifikasi atau komponen laporan arus kas akan dibahas pada artikel berikutnya. Terimakasih dan selamat belajar laporan arus kas.